8 Investasi Infrastruktur Utama di Makassar

Sumber: propertidata.com

Setelah sukses membentuk Forum Investasi Makassar yang dihadiri lebih dari 100 peserta dan telah bergabung dialamnya, kini investasi di Makassar semakin menarik. Salah satu tindak lanjutnya adalah Pemerintah Makassar Membutuhkan Lebih Dari 2 Milyar Dolar atau Rp28 triliun untuk mencakup semua proyek infrastruktur guna keperluan investasi agar semakin besar di wilayah tersebut.

Dilansir dari makassar.tribunnews.com(15/09/08), delapan investasi infrastruktur utama Makassar membutuhkan Rp 3,4 triliun investasi untuk 40 kilo meter (km) untuk Jalan Tol Trans Mamminasata; dan Rp12 triliun untuk kapasitas tambahan lebih dari 400.000 Unit untuk kontainer proyek Makassar New Port (MNP).

Selain itu Rp7,1 triliun akan diinvestasikan untuk 145,23 km dari jalan kereta api Makassar-Parepare dan Titik Pusat Indonesia membutuhkan Rp3,5 triliun untuk investasi reklamasi. Investasi lainnya akan diarahkan untuk membangun Makassar Research University yang terletak di Sabanta -Bontomarannu, Makassar-Maros Industrial Park (Rencana Blok KIMA II) seluas 566 hektar (ha), dan Rencana Pengembangan Takalar Maritim (meliputi zona industri Takalar, pelabuhan penumpang Takalar, Takalar pasar ikan dan Pusat Pendidikan Maritim.

Semua ini adalah sektor investasi potensial di Makassar yang dimulai dari 2014 hingga 2020. Dan untuk menanggapi meningkatnya permintaan investasi swasta di sektor infrastruktur di Indonesia Timur, kini Pemerintah Kota Makassar meluncurkan Pusat Kemitraan Publik dan Swasta pertama, Pusat Investasi Publik-Swasta Makassar (MPI Center).

Aksesibilitas infrastruktur yang berkualitas sangat penting untuk meningkatkan kualitas hidup melalui kualitas sumber daya terbaik seperti air bersih, listrik dan lain-lain sebagai tindak lanjut dari salah satu topik yang dibahas dalam Forum Walikota ASEAN dan Forum Investasi Makassar beberapa periode yang lalu yang dihadiri oleh perusahaan internasional, investor, lembaga keuangan dan perwakilan walikota dari semua negara ASEAN dengan 620 juta penduduk. Tantangannya tetap sama, dalam aspek pembangunan dan pembiayaan infrastruktur untuk masyarakat.

Agar Indonesia tumbuh sebagai negara ekonomi yang kuat, setidaknya pembangunan tersebut membutuhkan infrastruktur yang berkualitas dan harus menghabiskan setidaknya $ 450 miliar. Dua pertiga dari uang itu berasal dari sektor swasta.

Dengan dukungan investor, MPI Center akan mengidentifikasi, mengkoordinasikan dan menyiapkan proyek infrastruktur di Makassar untuk ditawarkan. Oleh karena itu, sektor swasta diharapkan untuk berinvestasi di Indonesia Timur pada umumnya dan Makassar pada khususnya.

Berikan Komentar