Wisata Danau dan Air Terjun Legendaris di Sulawesi Selatan yang Perlu Anda Coba Sensasinya !

Sumber: indonesia.travel

 

 

Makassar adalah kota pelabuhan yang berkembang pesat dan menjadi ibukota provinsi Sulawesi Selatan, Indonesia. Kota metropolitan ini merupakan salah satu pelabuhan terbesar di Indonesia dan pusat ekspedisi dan perdagangan. Beberapa ikon wisata yang legendaris dan jadi rujukan turis saat berkunjung ke makassar adalah air terjun dan wisata danau. Berikut ini dua diantaranya yang jadi incaran turis domestik dan mancanegara:

Air Terjun Lengang Laiya

Perjalanan 2,5 jam dari kota Makassar menuju surga wisata alami yang relatif belum ditemukan, Air Terjun Lengang Laiya merupakan tantangan yang menarik. Terletak di Desa Laiya di Kabupaten Maros, air terjun ini adalah bagian yang spektakuler dari keindahan alam yang tak tersentuh oleh para turis pada umumnya. Ketika Anda tiba di tempat tujuan, Anda akan disambut oleh hamparan hutan pohon pinus yang menjulang tinggi dimana Anda harus masuk untuk mencapai air terjun yang menakjubkan ini.

Apa yang menanti di sisi lain dari hutan ini adalah dua air terjun berjenjang yang menakjubkan yang bertindak sebagai kolam tak terhingga bernuansa alami dengan latar belakang pemandangan hijau pegunungan, lembah dan pepohonan yang indah. Air Terjun Lengang Laiya adalah tempat yang sempurna untuk berenang, bersantai, dan mengikuti aliran alam untuk menikmati udara hutan yang segar dan pemandangan yang indah.

Bagaimana menuju kesana?

Dari Makassar, dibutuhkan 1,5 jam perjalanan ke kota Maros. Dari sini, dibutuhkan 1 jam perjalanan lagi ke Bonto Manai di desa Laiya di mana air terjun berada.

Danau Tanralili

Terletak di lereng Gunung Bawakaraeng dan berada pada posisi 1.454 meter di atas permukaan laut anda bisa menyaksikan Danau Tanralili yang indah. Hanya 2 jam di luar Makassar, danau ini masih relatif belum populer namun baru-baru ini mendapatkan popularitas di kalangan masyarakat hiking, berkemah dan akademis setempat. Juga dikenal sebagai Lembah Loe, karena lokasinya di antara tebing yang menjulang tinggi dan lembah curam yang dramatis, danau ini layaknya sebuah permata dari intan yang kasar dan luas. Datanglah ke sini untuk bersantai dan menikmati pemandangan dataran pegunungan yang memukau, pemandangan hijau yang menyapu sepanjang pemandangan dan struktur batu dramatis yang ditinggalkan oleh longsoran salju dilengkap dengan perjalanan ke danau yang sangat menantang, dan begitu setelah tiba pemandangan yang luar biasa akan sangat berharga untuk perjalanan Anda.

Bagaimana menuju kesana?

Dari Makassar, ambil rute ke Malino, Tinggi Moncong, Kabupaten Gowa. Setelah di Malino, itu adalah 1 jam perjalanan ke desa Lengkese. Danau ini berjarak sekitar 2-3 jam berjalan kaki dari desa ini.

Berikan Komentar