Teknik Pengolahan Semi Washed (Giling Basah), Ciri Khas Kopi Toraja

 

Ciri Khas Kopi Toraja harus dipahami bagi pecinta kopi asal Sulawesi Selatan ini. Pencinta kopi di seluruh dunia khususnya Jepang tahu bahwa Indonesia sebagai produsen kopi terbaik di benua Asia, dan biji kopi Toraja dianggap sebagai jenis kopi paling favorit dari negara tersebut. Namun, tidak seperti varietas kopi lain di Indonesia, kopi Toraja memiliki karakteristik khusus yang membuat para pecinta kopi peminum di seluruh dunia mengidamkan kopi ini. Berikut adalah fakta unik dan karakteristik khusus biji kopi Toraja yang perlu Anda ketahui.

Kopi Toraja memiliki Habitat Unik dan Jenis Tanah yang berbeda dengan Kopi Lainnya

Setiap varietas kopi di Indonesia memiliki karakteristik unik dalam rasa dan aroma karena habitat dan tipe tanah yang berbeda. Kopi Toraja berasal dari daerah pegunungan di Sulawesi Selatan, sebuah daerah subur dengan tanah vulkanik gelap yang sempurna untuk perkebunan kopi. Hal ini memberikan kontribusi untuk cita rasa khusus dan aroma biji kopi Toraja yang berbeda, dan telah terkenal sejak zaman kolonial Belanda.

Memiliki Aroma Layaknya Rempah-Rempah yang Halus

Merujuk pada reputasi Indonesia sebagai “tanah rempah-rempah,” kopi Toraja memiliki sedikit bumbu halus dalam rasa dan aromanya. Tergantung pada asal-usul kopi, minuman Anda mungkin membawa aroma cita rasa rempah-rempah yang berbeda. Beberapa orang melaporkan kapulaga atau jahe, sementara yang lain merasakan lada hitam atau cengkeh. Namun, jika biji kopi Toraja Anda berasal dari Kalosi, minuman Anda mungkin memberikan sedikit aroma buah dan bunga.

Teknik Pengolahan Kopi Semi-Washed (Giling Basah)

Pengolahan kopi dapat mempengaruhi rasa dan aroma biji kopi tertentu. Dalam kasus biji kopi Toraja, petani lokal menggunakan proses yang disebut giling basah (pengolahan kopi semi-washed). Setelah para petani mengambil biji/ceri kopi, mereka menaruh ceri di mesin depulper dan mengeringkannya, meninggalkan sekitar tiga puluh hingga lima puluh persen kelembaban sebelum mereka mengupas buah ceri sampai mereka mendapatkan biji kacangnya yang berwarna hijau. Proses ini menciptakan rasa manis dan biji penuh (tidak pecah), yang menjadi ciri khas kopi Toraja.

Satu Perusahaan Khusus untuk Ekspor

Key Coffee adalah perusahaan yang memfasilitasi ekspor kopi Toraja ke Eropa, Jepang dan Amerika Serikat. Biji kopi Toraja begitu istimewa dan harus mengkuti peraturan ekspor yang ketat. Semua ekspor dari Indonesia ke Eropa, Jepang dan AS harus dilakukan melalui Key Coffee; jika tidak, itu akan dianggap sebagai pelanggaran merek dagang. Key Coffee juga mematenkan nama “kopi Toraja” sebagai merek dagang mereka untuk melindungi bisnis Kopi Toraja ke manca negara.

Sumber: majalah.ottencoffee.co.id

Berikan Komentar