Mengenal Kawasan Tanpa Rokok di Makassar

Kota Makassar sebagai kota modern di tanah air memiliki peraturan daerah tentang “Kawasan Tanpa Rokok”. Aturan ini mungkin belum diketahui banyak orang. Padahal, peraturan daerah (Perda) tersebut sudah disahkan sejak tahun 2013, yakni Perda No 4 tahun 2013 tentang Kawasan Tanpa Rokok.

Penyelenggaraan Kawasan Tanpa Rokok dalam peraturan itu diarahkan untuk memberikan lingkungan sehat dan udara yang bersih bagi setiap orang dengan menghapuskan bahaya rokok agar rokok tidak mengganggu dan membahayakan kesehatan perseorangan, keluarga, masyarakat, dan lingkungan.

Kawasan Tanpa Rokok di Makassar, antara lain :

a. fasilitas pelayanan kesehatan
b. tempat proses belajar-mengajar;
c. tempat anak bermain;
d. tempat ibadah;
e. angkutan umum;
f. tempat kerja; dan;
g. tempat umum dan tempat lain yang ditetapkan.

Namun, sayang, aturan Kawasan Tanpa Rokok ini hanya tinggal di atas kertas. Masih banyak orang yang ditemui merokok di kantor-kantor, dan tentu saja di angkutan umum seperti pete-pete.

Orang yang merokok di kantor dan pete-pete harusnya sadar diri bahwa asap rokoknya bisa mengganggu orang lain. Banyak ibu-ibu yang tidak betah mengendarai pete-pete karena supir atau penumpang lain merokok sehingga membuat udara di dalam pete-pete terganggu.

Asap rokok membuat pakaian menjadi bau — terlepas dari teknologi terbaru salah satu produk rokok Dunhill Ultra yang berhasil mengurangi bau rokok. Asap rokok membuat sebagian orang tidak nyaman.

Oleh karena itu, hendaknya semua warga Makassar menaati Perda Kawasan Tanpa Rokok ini. Pemerintah pun harusnya memberi keteladanan dan tegas terhadap aturan ini.

24 thoughts on “Mengenal Kawasan Tanpa Rokok di Makassar”

  1. harus ada sanksi yang tegas dan berat untuk bisa mewujudkan daeah yang bebas rokok kayak itu

  2. kalo bisa dikembangkan dengan baik dan bijak, bisa jadi negara kita akan semakin maju gan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.