Peraturan Disdik Kota Makassar PPDB 2017-2018: Orangtua Tak Wajib Legalisir KK

Sumber: news.detik.com

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2017-2018 sudah dimulai. Dinas Pendidikan seantero Indonesia sudah mulai mempersiapkan ragam aturan serta ketentuan menyambut datangnya PPDB tahun ini. Salah satunya seperti Dinas Pendidikan Makassar yang sudah memberikan arahan untuk sekolah-sekolah dibawah wilayah kerjanya.

Ketentuan-ketentuan yang dikeluarkan dimaksudkan untuk menjamin agar setiap peserta didik maupun orangtua sekaligus sekolah agar lebih sistemik. Sehingga tidak ada unsur yang dapat menghambat agar setiap peserta didik dari segala jenjang bisa mendapat pendidikan di jenjang selanjutnya.

Salah satu peraturan yang perlu disimak dan dikeluarkan oleh Dinas Pendidikan Kota Makassar adalah, untuk jenjang pendidikan SMP, orangtua tak wajib bawa fotocopy kartu keluarga (KK) dilansir dari tribunnews.com (22/06/18).

Aturan ini, sementara masih dipublikasikan Dinas Pendidikan Kota Makassar, untuk jenjang penerimaan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Sementara untuk jenjang pendidikan SMA, peraturan yang lain ditanggani langsung dari pendidikan di tingkat propinsi.

Dengan dipubilkasikannya aturan ini. Selanjutnya, orangtua hanya perlu untuk membawa Kartu Keluarga (KK) asli, bukan kartu keluarga fotocopy yang sudah dilegalisir. Peraturan ini dipublikasikan, mengingat banyak orangtua murid dari jenjang SD yang akan masuk ke SMP ramai mendatangi Disdukcapil Kota Makassar untuk melakukan legalisir fotocopy KK demi mendaftarkan anaknya ke sekolah-sekolah tujuan.

Lebih lanjut, Dinas Pendidikan Kota Makassar menyatakan bahwa dengan hanya membawa lampiran KK asli dalam berkas pendaftaran, itu sudah cukup. Sementara, untuk fotocopy KK berlegalisir asli biasanya diminta pihak sekolah setelah siswa dinyatakan diterima. Jadi bukan diminta bersamaan dengan berkas saat pendaftaran.

Sebab, KK asli dibutuhkan untuk verifikasi domisili asli anak saat mendaftar sekolah. Jadi basis asli tentu adalah KK asli dan bukan KK hasil legalisir. Demikian seperti disampaikan pihak Dinas Pendidikan Kota Makassar menyikapi fenomena yang berkembang.

Selain memberikan informasi secara langsung. Pihak Dinas Pendidikan Kota Makassar juga mengaku sudah berkoordinasi secara langsung dengan Kadisdukcapil Kota Makassar. Koordinasi ini dilakukan agar orangtua yang datang ke Disdukcapil dengan tujuan legalisir dapat memperoleh informasi terbaru.

Berikan Komentar