Mata Air Inspirasi Pelayanan Kesehatan Kota Makassar

Ibu Nurlia terbaring lemas dengan perban putih di kepala. Keadaannya sungguh menyedihkan. Ibu Nurlia menderita kanker ganas. Kondisi ekonomi yang lemah membuat orang-orang tak sanggup menanamkan harapan yang banyak bagi warga Kelurahan Kassi-Kassi, Kota Makassar, itu.

Apa yang bisa diperbuat oleh orang miskin yang sakit di tengah kota besar ini? Biaya pengobatan kanker tidaklah murah. Amat mahal bagi seorang Ibu Nurlia.

Namun, hal-hal baik rupanya tidak pernah benar-benar hilang di kota. Kepedulian masih terus ada, seolah ingin menegaskan bahwa harapan masih akan selalu terjaga. Harapan serupa lilin kecil yang sanggup menyalakan lilin-lilin lainnya.

Harapan Ibu Nurlia untuk mendapat perawatan yang layak segera terjawab oleh Tim Makassar Home Care. Makassar Home Care adalah pelayanan kesehatan keliling yang berkunjung dari rumah ke rumah. Pelayanan ini beroperasi selama 24 jam.

Saat mendengar laporan tentang Ibu Nurlia, Makassar Home Care datang berkunjung seolah membawa cahaya yang dinanti. Ibu Nurlia diperiksa dan diberi petunjuk agar kankernya bisa ditangani. Lewat mobil Dottoro’ta, Ibu Nurlia diantar ke rumah sakit yang layak untuk menjalani kemoterapi.

Walikota Makassar, Danny Pomanto, suatu kali sempat datang melihat langsung keadaan Ibu Nurlia. Ibu itu memang belum sembuh di bawah penanganan Home Care. Saat Walikota datang, Ibu Nurlia masih terbaring di rumahnya yang sederhana.

Walikota Makassar Mengunjungi Ibu Nurlia (Sumber: rakyatku.com)

Namun, apa pun yang terjadi terhadap Ibu Nurlia, ia telah mendapat haknya yang layak. Ia beruntung telah diberi sesuatu yang amat berharga di dunia ini, yaitu kepedulian seorang pemimpin. Sembuh total atau tidak, ia telah mendapat perlakuan yang layak sebagai seorang manusia, tanpa memandang derajat kaya dan miskin.

Makassar Home Care dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat. Tinggal menghubungi nomor call center, petugas kesehatan siap datang melayani.

Berkat inovasi Makassar Home Care, Walikota Makassar mendapat penghargaan dari Kementerian PAN-RB sebagai Top Innovation. Kementerian Kesehatan RI pun sangat memberi apresiasi terhadap inovasi yang telah dijadikan percontohan nasional ini.

Makassar Home Care juga didukung oleh layanan bernama tele-EKG (elektrokardiografi), yaitu layanan berbasis teknologi informasi yang memudahkan pemeriksaan jarak jauh dengan dokter spesialis. Tele-EKG ini adalah perwujudan langsung slogan Makassar Smart City.
Apa yang dilakukan Walikota Makassar, punya irisan dengan program CSR Astra Group. Astra memiliki program Mokesa atau Mobil Kesehatan Astra. Mobil ini juga dilengkapi tim medis yang memberi penanganan kepada warga, terutama masyarakat yang berekonomi lemah.
Mobil Kesehatan Astra (Sumber: auto2000.co.id)
Mokesa Melakukan Pemeriksaan Gratis (Sumber: Varia.id)
Kepedulian Astra terhadap kesehatan di Makassar juga diwujudkan lewat berbagai bantuan, seperti pembagian jamban gratis, pembangunan lorong sehat, dan pos kesehatan kelurahan. Pos kesehatan kelurahan dibangun di kecamatan yang sama dengan Ibu Nurlia.
Kolaborasi Astra dan pemerintah Kota Makassar bisa dirasakan di level masyarakat. Kesehatan warga memang tidak serta merta meningkat mendadak dan penyakit hilang seketika. Tetapi, dua pihak ini menghidupkan kembali harapan masyarakat yang kerap berjarak dengan pelayanan kesehatan. Harapan itulah yang penting. Harapan itu pelan-pelan membuat mereka tetap tak kehilangan kebahagiaan.
Astra Membangun Pos Kesehatan Kelurahan Rappocini, Makassar (Sumber: Tribunnews.com)
Pengabdian yang tulus terhadap kesehatan masyarakat adalah ‘Inspirasi 60 Tahun Astra’ yang sejati. Begitu pula inovasi pelayanan kesehatan dari pemerintah Kota Makassar adalah inspirasi bagi semua pemimpin yang ingin dicintai oleh rakyat.

One thought on “Mata Air Inspirasi Pelayanan Kesehatan Kota Makassar”

Berikan Komentar