Lindungi Hutan Indonesia dengan High Carbon Stock Approach Toolkit 2.0

Indonesia dikenal sebagai paru-paru dunia. Menurut data Kementerian Kehutanan (2012), dari 190,47 juta hektar total luas daratan Indonesia, 69% atau 130,68 juta hektar di antaranya adalah kawasan hutan. Sebagaimana halnya paru-paru dalam tubuh manusia, hutan Indonesia memegang peranan penting bagi keberlangsungan makhluk hidup di permukaan bumi. Hutan Indonesia menopang ketersediaan oksigen yang dibutuhkan oleh manusia untuk hidup.

Berkat hutan yang melimpah, Indonesia pun memiliki keanekaragaman hayati tertinggi ketiga di dunia. Jumlah spesies Mamalia Indonesia sebanyak 515 spesies, reptil sebanyak  511 spesies, burung sebanyak 1.531 spesies, amfibi sebanyak 270 spesies, invertebrata sebanyak 2.872 spesies, dan tumbuh-tumbuhan sebanyak 38.000 spesies.

Hutan Indonesia juga menghidupi sekitar 70.000 desa yang penduduknya menggantungkan hidup pada sumber daya hutan. Dengan kekayaan seperti itu, hutan Indonesia sudah sepatutnya untuk dilestarikan secara berkelanjutan. Laju deforestasi perlu dikontrol agar tidak merugikan di masa depan.

Usaha untuk mengendalikan laju deforestasi dapat dilakukan melalui High Carbon Stock (HCS) Approach Toolkit. HCS Approach Toolkit adalah terobosan baru yang telah terbukti secara ilmiah dan berlaku secara global untuk melindungi hutan alam.

HCS Approach dikelola oleh suatu Steering Group (HCS Approach Steering Group) yang merupakan organisasi lintas stakeholder. Steering Grup ini akan melakukan pengawasan terhadap pengembangan metodologi HCS Approach Toolkit.

HCS Approach Toolkit Versi 2.0 telah diluncurkan pada tanggal 3 Mei 2017 di Bali. Toolkit versi 2.0 merupakan pengembangan dari Toolkit versi 1.0 yang sudah digunakan sejak April 2015 silam. Toolkit versi terbaru sekarang telah memperluas persyaratan sosial, pengenalan dan penerapan data cadangan karbon, serta penambahan teknologi LiDAR.

Co-Chair, Grant, planted a tree on peatland, South Sumatra. (Twitter: Highcarbonstock)

Dilansir dari situs resmi http://highcarbonstock.org , Grant Rosoman, Co-Chair dari HCS Approach Steering Group, mengatakan, “Allowing deforestation for plantations is a thing of the past. Today, we have released an open-sourced toolkit that provides a practical, and scientifically robust technical guide to identify and protect tropical forests.” (Membiarkan deforestasi atau pembabatan hutan alam demi perkebunan sudah merupakan suatu hal di masa lalu. Hari ini, kami meluncurkan sebuah toolkit dengan metodologi yang memberikan panduan teknis yang praktis dan terbukti kuat secara ilmiah, untuk mengidentifikasi dan melindungi hutan alam tropis).

Berikut video tentang HCS Approach:

Bagi organisasi, perusahaan, lembaga pemerintah, dan semua pihak yang peduli dengan masa depan hutan, dapat mulai mencoba HCS Approach Toolkit versi 2.0 yang tersedia di tautan berikut: (http://highcarbonstock.org/the-hcs-approach-toolkit/

Adapun informasi terkini mengenai HCS Approach Toolkit bisa dilihat di akun Twitter @Highcarbonstock dan saluran Youtube High Carbon Stock Approach .

 

Berikan Komentar